pilih bahasa (memudahkan anda)

2/21/2013

Macam-macam Katup Pada Sistim Hidrolik

  

Jenis Valve Pada Hidrolik




        Katup / valve adalah komponen utama dalam sistem hidrolik. Katup / valve digunakan untuk mengontrol tekanan dan aliran fluida melalui pipa hidrolik dan juga berguna dalam memanfaatkan dan menghasilkan tenaga hidrolik. Ada berbagai jenis katup hidrolik, masing-masing melayani tujuan yang berbeda dan fungsi, diantaranya.
Katup Tekanan Hidrolik / Hydraulic Pressure Valves
 
        
Tekanan katup hidrolik, katup kontrol juga disebut tekanan hidrolik, mengontrol tekanan air melalui sistem hidrolik. Katup berfungsi untuk menjaga tekanan air di bawah batas yang telah ditetapkan. Ada banyak jenis katup tekanan hidrolik, termasuk regulator tekanan, katup urutan, kontra-keseimbangan katup dan katup bongkar.

        
Tekanan regulator mengontrol dan mengelola fluktuasi dan menstabilkan tekanan air. Arah katup yang membuat dua bagian dari sistem hidrolik untuk dibuka secara berurutan. Counter-keseimbangan katup adalah katup kontrol tekanan yang mencegah sistem hidrolik dari percepatan tak terkendali. Katup Bongkar adalah katup pelepas tekanan yang digunakan ketika tekanan sudah mencapai batas.

    
 Directional Hydraulic Valves

        
Katup hidrolik Directional atau katup kontrol arah yang digunakan untuk mengontrol atau mengarahkan aliran air dan mengaturnya dalam arah yang diinginkan. Katup ini juga digunakan untuk menghentikan atau memulai aliran fluida. Arah katup hidrolik memiliki dua atau lima jalur di mana mereka mengarahkan aliran air. Katup ini dapat digerakkan secara pneumatik, hidrolik, elektrik, mekanik atau manual. Contoh yang paling umum dari katup hidrolik directional adalah solenoid yang dapat dioperasikan empat arah katup spool dan juga sekaligus dapat memeriksa katup.

    
 
Flow Control Valves Hydraulic

        
Katup kontrol aliran hidrolik didefinisikan sebagai elemen pengendali akhir, melalui mana cairan itu berlalu, dan menyesuaikan ukuran aliran bagian seperti yang diarahkan oleh sinyal dari controller untuk memodifikasi laju aliran fluida. Katup kontrol aliran hidrolik memastikan bahwa air tidak akan mengalir di bawah pengaruh gravitasi ketika sistem hidrolik tidak beroperasi. Katup ini memastikan bahwa air tetap siaga dan tidak mengalir dengan bebas melalui sistem hidrolik oleh konveksi. Katup kontrol aliran hidrolik dapat dianggap sebagai katup 'cek' sehingga memungkinkan air mengalir saat pompa dihidupkan dan membatasi alirannya ketika pompa dalam keadaan nonaktif.





 Macam-macam Katup

3.1 Katup Pengarah (Directional Control Valve = DCV)
    Katup (Valve) adalah suatu alat yang menerima perintah dari luar untuk melepas, menghentikan atau mengarahkan fluida yang melalui katup tersebut.
Contoh jenis katup pengarah: Katup 4/3 Penggerak lever, Katup pengarah dengan piring putar, katup dengan pegas bias.
3.2 Macam-macam Katup Pengarah Khusus
1) Check Valve adalah katup satu arah, berfungsi sebagai pengarah aliran dan juga sebagai pressure control (pengontrol tekanan)
2) Pilot Operated Check Valve, Katup ini dirancang untuk aliran cairan hidrolik yang dapat mengalir bebas pada satu arah dan menutup pada arah lawannya, kecuali ada tekanan cairan yang dapat membukanya.
3) Katup Pengatur Tekanan, Tekanan cairan hidrolik diatur untuk berbagai tujuan misalnya untuk membatasi tekanan operasional dalam sistem hidrolik, untuk mengatur tekanan agar penggerak hidrolik dapat bekerja secara berurutan, untuk mengurangi tekanan yang mengalir dalam saluran tertentu menjadi kecil.
Macam-macam Katup pengatur tekanan adalah:
a. Relief Valve, digunakan untuk mengatur tekanan yang bekerja pada sistem dan juga mencegah terjadinya beban lebih atau tekanan yang melebihi kemampuan rangkaian hidrolik.
b. Sequence Valve, berfungsi untuk mengatur tekanan untuk mengurutkan pekerjaan yaitu menggerakkan silinder hidrolik yang satu kemudian baru yang lain.
c. Pressure reducing valve, berfungsi untuk menurunkan tekanan fluida yang mengalir pada saluran kerja karena penggerak yang akan menerimanya didesain dengan tekanan yang lebih rendah.
4) Flow Control Valve, katup ini digunakan untuk mengatur volume aliran yang berarti mengatur kecepatan gerak actuator (piston).
Fungsi katup ini adalah sebagai berikut:
  • untuk membatasi kecepatan maksimum gerakan piston atau motor hidrolik
  • Untuk membatasi daya yang bekerja pada sistem
  • Untuk menyeimbangkan aliran yang mengalir pada cabang-cabang rangkaian.
Macam-macam dari Flow Control Valve :
  • Fixed flow control yaitu: apabila pengaturan aliran tidak dapat berubah-ubah yaitu melalui fixed orifice.
  • Variable flow control  yaitu apabila pengaturan aliran dapat berubah-ubah sesuai dengan keperluan
  • Flow control yang dilengkapi dengan check valve
  • Flow control yang dilengkapi dengan relief valve guna menyeimbangkan tekanan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar